FGD SUPERVISI DAN PENDAMPINGAN PENYELENGGARAAN LABKESMAS DAN PENGUATAN JEJARING LABKESMAS KABUPATEN BARITO UTARA TAHUN 2024
Muara Teweh, 10 Oktober 2024Dinas Kesehatan melalui Bidang PSDK menyelanggarakan FGD Supervisi dan Pendampingan Penyelenggaraan Labkesmas dan Penguatan Jejaring Labkesmas Kabupaten Barito Utara Tahun 2024 bertempat di Aula Dinas Kesehatan, Muara Teweh.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ruyanto, S.Sos selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara dimana peserta FGD Supervisi dan Pendampingan Penyelenggaraan Labkesmas dan Penguatan Jejaring Labkesmas Kabupaten Barito Utara Tahun 2024 berjumlah 20 peserta, dari 17 dari Puskesmas dan 3 peserta dari Labkesda Kab. Barito Utara.
Dalam sambutannya, Ruyanto, S.Sos menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendukung Transformasi Layanan Primer dan Sistem Ketahanan Kesehatan dilakukan penataan dan penguatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). "Penataan Labkesmas ini bertujuan untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit serta meningkatkan kesehatan masyarakat. Adapun penyelenggaraan Labkesmas dilaksanakan dalam 5 (lima) tingkatan dari mulai Labkesmas Tingkat 1 sampai dengan Tingkat 5. Labkesmas tingkat 1 akan dilaksanakan oleh Puskesmas, Labkesmas tingkat 2 oleh Labkesda Kabupaten/Kota, Labkesmas tingkat 3 oleh Labkesda Provinsi, Labkesmas tingkat 4 oleh Labkesmas Regional dan Labkesmas tingkat 5 oleh Labkesmas Nasional." ujarnya. Ruoyanto, S.Sos menambahkan, "Penguatan sistem berjenjang Labkesmas ini diharapkan dapat menjadi jaringan laboratorium kesehatan pemerintah yang tangguh untuk melaksanakan 14 fungsinya dalam upaya meningkatkan deteksi dini penyakit, memperkuat sistem penjaminan mutu laboratorium kesehatan di wilayahnya, serta menunjang sistem kewaspadaan dini terhadap wabah penyakit."
Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan primer yang akan melaksanakan fungsi Labkesmas tingkat 1. Dalam menjalankan tugas dan fungsi nya, Labkesmas tingkat 1 akan menjadi bagian dari Puskesmas, yang berfungsi sebagai garda terdepan dalam skrining dan deteksi dini penyakit dalam rangka surveilans berbasis laboratorium dan kesiapsiagaan dalam menghadapi KLB/wabah/Kedaruratan Kesehatan Masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebut, Puskesmas perlu mendapatkan penguatan dalam melaksanakan fungsi Labkesmas Tier 1.
"Pada Tahun 2023, kami sudah menyelenggarakan Orientasi Labkesmas Tier 1 kepada seluruh Puskesmas di Kabupaten Barito Utara untuk meningkatkan pengatahuan dan pemahaman tentang penyelenggaraan Labkesmas Tier 1. Selanjutnya pada saat ini kita akan melakukan kegiatan supervisi dan pendampingan penyelenggaraan Labkesmas untuk mengevaluasi dan identifikasi masalah yang dihadapai Puskesmas atau Labkesmas Tier 1 dalam penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat terkait sumber daya, dan kapasitas laboratorium di Puskesmas/laboratorium kesehatan masyarakat Tier 1 di wilayah kerjanya dalam menyelenggarakan fungsi laboratorium kesehatan masyarakat. Informasi dan data yang didapatkan dapat dijadikan dasar untuk peningkatan kapasitas, pemenuhan sumber daya dan perbaikan berkelanjutan lainnya.", tutupnya.
Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan laboratorium di Puskesmas, meningkatkan koordinasi Labkesmas, meningkatkan jejaring dan kerjasama penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di wilayah kerjanya, mengevaluasi penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat serta tersusunnya identifikasi masalah dalam penyelenggaraan Labkesmas Tier 1 dan Tier 2 serta alternatif solusinya.
Adapun Supervisor kegiatan ini berasal dari Labkesmas Tier 4 Regional 7 Balai Besar Labkesmas Banjar Baru sebanyak 2 Orang, Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah atau Labkesmas Tier 3 sebanyak 1 orang, dan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah 1 orang.
Foto / Sumber : Bidang PSDK Dinkes Barut
Editor : ERM
-----------
#dinkesbarut
#humasdinkesbarut
#labkesmasbarut